Kue khas Indonesia yang lembut dan manis, terbuat dari tepung terigu, gula, dan telur. Bentuknya kecil-kecil, seperti cubit-cubit, dengan tekstur yang ringan dan rasa yang gurih. Biasanya disajikan sebagai camilan.
Bahan-bahan
200g tepung terigu
100g gula pasir
2 butir telur
1/2 sdt baking powder
1/4 sdt garam
1/2 cangkir susu cair
1/4 cangkir minyak goreng
Cara membuat:
Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang.
Tambahkan tepung terigu, baking powder, dan garam. Aduk rata.
Kue padamaran merupakan kue basah tradisional khas Jambi dengan bahan dasar tepung beras. Kue ini berwarna hijau dengan tekstur lembut, yang dikemas menyerupai perahu. Kue padamaran dikukus dengan daun pisang yang dibentuk menjadi wadah berbentuk persegi panjang yang disebut dengan takir.
Siapkan tepung dalam bowl tambahkan garam, masukkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk. Aduk sampai santan habis dan tercampur rata dengan tepung. Pastikan tidak ada yang bergerindil.
Tambahkan pasta pandan secukupnya, sambil lalu bisa kita siapkan takir dari duan pisang.
Jika takir sudah siap, isi takir dengan serutan gula merah secukupnya, isi dengan adonan tepung beras.
Sebelumnya, panaskan air dalam kukusan, jika sudah air mendidih, tata kue dalam kukusan dan kukus selama 15 menit atau sampai matang.
Kue apem berbahan dasar tepung terigu, tepung beras, gula jawa, santan, dan sedikit tapi singkong. Menurut buku Cara Membuat Kue Serabi oleh Siti Rochani, apem digoreng di atas wajan dengan sedikit olesan minyak. Ada juga yang membuatnya dengan cetakan khusus dengan 4-6 tempat sekali goreng.
Cenil memiliki tekstur yang kenyal. Kue ini dibuat dari tepung kanji, air dan garam. Ketika disajikan, cenil diberi taburan parutan kelapa yang dicampur garam dan siraman gula merah.
Siapkan bahan-bahan. Lalu tuangkan tepung tapioka Rose Brand dalam wadah dan campurkan dengan tepung terigu,gula pasir dan garam. Aduk agar tercampur.
Kemudian tuangkan air panas sedikit demi sedikit,hingga adonan tidak lengket diwadahnya dan menjadi satu.
Bagi adonan menjadi 2 bagian dan beri pewarna merah sebagain dan hijau sebagian. Lalu bentuk memanjang. Dan rebus dalam air yang sudah panas. Rebus cenil hingga mengapung.
Lalu tiriskan cenil kemudian balurkan cenil kedalam kelapa parut yang sudah dikukus dan diberi garam. Aduk hingga cenil terlapisi dengan kelapa parut.
Hidangkan cenil dengan ditaburi gula pasir. Biasanya cenil dijual dipasar dengan dibungkus daun pisang. Ada yang ditaburi gula pasir dan ada juga yang di beri gula merah cair.
Kue rangi, atau juga disebut sagu rangi, adalah salah satu kue tradisional Betawi. Kue ini terbuat dari campuran tepung kanji dengan kelapa parut. Kue Rangi dibuat dengan cetakan dan tungku yang dibakar. Cetakan yang dipakai untuk kue rangi mirip dengan kue pancong. Adonannya terbuat dari campuran tepung sagu dan kelapa parut dengan saus gula merah yang kental.
Siapkan bahan-bahan. Panaskan cetakan dengan api sedang. Campurkan tepung Sagu, kelapa muda parut dan garam, aduk rata hingga adonan terpisah, tidak menyatu. Tambahkan air sedikit.
Aduk kembali hingga tercampur rata. Masukkan satu sendok makan adonan ke dalam cetakan yang sudah panas. Tutup dengan penutupnya.
Buka penutupnya lalu balik dan panggang bagian belakang kue hingga cukup matang. Pindahkan ke piring saji.
Saus Gula Merah: masukkan gula merah, daun pandan dan air sedikit dalam panci. Rebus dengan api kecil hingga gula mencair. Matikan kompor dan saring jika ada kotoran. Panaskan kembali ula merah dengan api kecil.
Tunggu hingga gula mengental dan matikan kompor. Pindahkan ke mangkuk.
Ambil satu buah kue dan tuangkan gula merah di atasnya. Selamat menikmati.
Menurut buku Cambridge IGCSE Bahasa Indonesia Coursebook oleh Sofia Sinaga dan Basuki, onde-onde berbentuk bola-bola yang diisi dengan olahan kacang hijau. Bagian kulitnya terbuat dari olahan tepung ketan atau tepung beras yang dibaluri dengan wijen.
Keharuman wijennya menambah selera untuk menikmati kue ini. Kini, onde-onde juga ada yang diisi dengan olahan coklat, keju dan lainnya.
Rendam kacang hijau kupas selama 1 jam, lalu tiriskan. Kukus kacang hijau yang telah direndam selama 30 menit.
Setelah 30 menit biarkan hangat baru blender dengan santan, blender hingga kacang hijau halus, kemudian taruh dalam panci kacang hijau yang telah halus. Tambahkan gula pasir, garam dan daun pandan. Aduk aduk hingga gula dan garam larut, masak dengan api kecil hingga adonan kalis. Sisihkan, biarkan hingga adonan dingin. Tutupi adonan isian agar isian tidak berkulit (keras) kena angin.
Kulit onde-onde: campurkan dalam bowl tepung ketan putih, tepung beras, tepung kentang, gula pasir, garam dan vanilla extract. Masukkan air hangat sedikit demi sedikit. Aduk hingga rata dan kalis. Hentikan penambahan air hangat jika dirasa adonan sudah pas.
Kemudian isi onde-onde secukupnya, kemudian lumuri dengan wijen putih tekan-tekan agar tidak hancur.
Goreng onde-onde dengan api kecil. Masukkan onde-onde kedalam minyak goreng yang belum panas. Aduk aduk minyak dengan sesekali tekan onde onde nya. Goreng hingga matang sempurna. Jika kulit sudah kokoh, maka onde onde akan bulat sempurna.onde onde siap di hidangkan.
Lapis legit adalah kue basah tradisional Indonesia yang terbuat dari kuning telur, mentega, dan tepung terigu, serta kaya akan rempah-rempah seperti cengkeh, kapulaga, dan kayu manis. Kue ini memiliki ciri khas berupa lapisan-lapisan yang berlapis-lapis (sering disebut “kue seribu lapis”) karena setiap lapisan dipanggang secara terpisah dengan hati-hati hingga membentuk kue dengan tekstur lembut namun kokoh dan rasa yang manis. Kue ini merupakan warisan kuliner dari masa kolonial Belanda yang sampai kini masih populer dan sering disajikan pada acara-acara istimewa, hari raya, dan acara keluarga.
Mixer masing-masing Bahan A dan Bahan B di wadah terpisah, selama 15 menit hingga putih, kental dan mengembang.
Campurkan Bahan A ke dalam Bahan B. Aduk menggunakan spatula dengan teknik lipat balik, hingga tercampur rata. Masukkan bahan tambahan, aduk kembali hingga rata.
Siapkan loyang ukuran 20x20x7cm yang sudah di olesi mentega dan di alasi baking paper. Panaskan loyang sebentar di oven. Timbang adonan 90 gr untuk lapisannya nanti. Ratakan di dalam loyang. Panggang dengan api atas bawah di suhu 170°C hingga permukaannya kecoklatan.
Keluarkan loyang, tekan permukaan kue lapis dengan penekan, cukup pelan saja tanpa tenaga ya. Masukkan adonan 90 gr, ratakan dan panggang selanjutnya dengan suhu 190°C api atas saja. Lakukan hingga adonan habis. Jika saat akan menekan permukaan kue lapis dengan penekan ada gelembung, cukup tusuk gelembung dengan tusuk gigi agar udaranya keluar.
Lapisan terakhir di panggang agak pucat di suhu 190°C dan di lanjutkan ke suhu 170°C api atas bawah 5menit atau hingga permukaan yg pucat jadi kecoklatan. Sisir bagian pinggir loyang dan biarkan dingin sebelum di keluarkan dari loyang, selamat mencoba.
Lepet pertama kali muncul di Jawa Tengah. Kue ini berbahan dasar beras ketan, kelapa muda dan garam yang dicampur menjadi satu. Kemudian, kue dibungkus dengan janur dengan bentuk memanjang. Cara pengolahannya yaitu direbus.
Kupas singkong lalu cuci sampai bersih, kemudian parut lalu masukkan kelapa parut gula pasir.
Gula aren sisir dan secukupnya garam aduk sampai rata,siapkan daun yg telah di layukan di atas kompor,ambil selembar daun masukkan 2 sdm adonan,lalu bungkus dan lipat Kedua ujung nya agar tidak bocor, lakukan sampai semua adonan habis.
Susun di atas panci kukusan,lalu kukus selama 40 menit, setelah matang angkat dan matikan kompor dan siap di nikmati dengan teh atau kopi…
Lemper adalah panganan tradisional khas Indonesia yang populer, terbuat dari beras ketan yang dimasak dengan santan, biasanya berisi abon atau cincangan daging ayam, dan dibungkus dengan daun pisang. Jajanan ini memiliki rasa gurih dan pulen, serta sering disajikan sebagai camilan mengenyangkan atau saat acara hajatan.
Cuci bersih ayam, lalu rebus hingga matang. Suir-suir atau di ulek kasar.
Blender semua bahan dihaluskan, kemudian tumis salam, sereh, daun jeruk hingga harum kemudian tumis bumbu dihaluskan hingga matang.
Setelah bumbu matang, masukkan suiran ayam, beri sedikit santan encer beri gula merah, gula pasir dan garam masak hingga bumbu meresap dan ayam agak kering.
Utk membuat nasi ketannya. Cuci bersih beras ketan putih, rendam maksimal 45 menit. Setelah itu kukus selama 20 menit. Siapkan santan kental dan encer beri garam dan daun pandan. Setelah 20 menit angkat beras ketan lalu aduk dengan santan hingga menyerap,. Jangan terlalu lembek ya. Beri santan sedikit demi sedikit. Kemudian kukus kembali sekitar 20 menit atau hingga matang.
Setelah matang. Siapkan wadah kotak alasi dengan plastik lebar. Ambil sebagian nasi ketan rata kan, ketebalan nasi sesuai selera, setelah rata tambahkan suiran ayam lalu ratakan, setelah itu ambil sebagian nasi ketan lagi dan tutup hingga rata.
Setelah semua rata balikkan lembaran lemper di alas yg lebar dan rata. Potong potong yg ukurannya sesuai selera. Siapkan daun pisang lalu bakar permukaannya agar daun mudah di bentuk. Bungkus lemper satu persatu.
Setelah semua selesai. Bakar lemper di atas panggangan agar harum.